![]() |
| Sekertaris DPD PDIP Malut, Asrul Rasyid Ichsan |
TERNATE-Calon gubernur petahana, Abdul Gani Kasuba (AGK) belum
pasti memperoleh rekomendasi PDIP, sebab beredar informasi tiga partai
koalisi PKS, Gerindra dan PAN berencana mencabut dukungan. Dengan
kondisi, PDIP dikabarkan masih berpikir memberikan rekomendasi kakak
kandung mantan bupati Halmahera Selatan, Muhammad Kasuba itu.
"Rekomendasi PDIP hingga saat ini belum keluar, karena itu belum bisa kita pastikan siapa rekomendasi yang akan diberikan. DPD masih menunggu, sebelum adanya tahapan, semoga saja pertengahan bulan ini sudah ada hasilnya," kata Sekertaris DPD PDIP Malut, Asrul Rasyid Ichsan kepada wartawan, Rabu (29/11).
Asrul mengatakan, tahapan pilgub masih akan dimulai Januari 2018. Intinya sejauh ini belum ada. Kalau AGK klaim bakal mendapatkan rekomendasi PDIP, mungkin karena mereka membangun komunikasi politik dengan DPP. "Hanya saja sampai sejauh ini kita belum dapat informasi resmi dari DPP," ujarnya.
Asrul menegaskan, apabila AGK meyakini punya peluang mendapat rekomendasi, maka itu bukan masalah bagi partai. "Tidak ada masalah, kita mengharagai saja. Itu kan pendapat politiknya AGK. Tapi sampai sejauh ini DPD sendiri belum dengar rekomendasi apapun dari DPP," ujar Asrul.
Asrul meminta semua pihak bisa menahan diri. “Kalau di PDI Perjuangan tidak ada tebusan dalam bentuk uang apabila akan mendapatkan partai. Kita masih menggodok dan melihat konstalasi politik di Malut," tandasnya. (jun)
"Rekomendasi PDIP hingga saat ini belum keluar, karena itu belum bisa kita pastikan siapa rekomendasi yang akan diberikan. DPD masih menunggu, sebelum adanya tahapan, semoga saja pertengahan bulan ini sudah ada hasilnya," kata Sekertaris DPD PDIP Malut, Asrul Rasyid Ichsan kepada wartawan, Rabu (29/11).
Asrul mengatakan, tahapan pilgub masih akan dimulai Januari 2018. Intinya sejauh ini belum ada. Kalau AGK klaim bakal mendapatkan rekomendasi PDIP, mungkin karena mereka membangun komunikasi politik dengan DPP. "Hanya saja sampai sejauh ini kita belum dapat informasi resmi dari DPP," ujarnya.
Asrul menegaskan, apabila AGK meyakini punya peluang mendapat rekomendasi, maka itu bukan masalah bagi partai. "Tidak ada masalah, kita mengharagai saja. Itu kan pendapat politiknya AGK. Tapi sampai sejauh ini DPD sendiri belum dengar rekomendasi apapun dari DPP," ujar Asrul.
Asrul meminta semua pihak bisa menahan diri. “Kalau di PDI Perjuangan tidak ada tebusan dalam bentuk uang apabila akan mendapatkan partai. Kita masih menggodok dan melihat konstalasi politik di Malut," tandasnya. (jun)
